2008年3月3日月曜日

Geger! Belasan Siswi SMAN 1 Ciledug Histeris, Diduga 'Kesurupan' Massal Usai Lihat Personel Angel's Feather

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula sekitar pukul 10.00 WIB saat keenam personil Angel’s Feather—Hamura Shou, Misonou Kai, Chikura Anri, Osaka Kurisu, Mizuochi Sena, dan Toudou Shion—memasuki area sekolah untuk kunjungan tertutup. Begitu para personil turun dari kendaraan, teriakan histeris para siswi pecah.

Namun, kegembiraan tersebut berubah menjadi kengerian ketika beberapa siswi tiba-tiba terjatuh pingsan dan mulai berteriak-teriak tidak terkendali.

CILEDUG, JABAR – Suasana belajar mengajar di SMA Negeri 1 Ciledug, Jawa Barat, mendadak berubah menjadi mencekam pada Senin pagi (03/03/2008). Belasan murid perempuan dilaporkan mengalami histeris massal yang diduga kuat dipicu oleh kepanikan dan luapan emosi setelah melihat kedatangan atau pun sekadar poster personil grup idola, Angel’s Feather.

Kronologi Kejadian

Awalnya, kegiatan sekolah berjalan normal hingga salah seorang siswi mulai berteriak histeris menyebut nama-nama personel grup tersebut. Teriakan ini merembet ke siswi lain hingga suasana kelas menjadi tak terkendali. Nama-nama seperti Hamura Shou, Misonou Kai, Chikura Anri, Osaka Kurisu, Mizuochi Sena, dan Toudou Shion terus diteriakkan di tengah isak tangis.

Beberapa siswi mengaku merasa ketakutan yang luar biasa. Muncul rumor liar di kalangan murid bahwa kehadiran para personel tersebut di area sekolah akan berujung pada aksi penculikan, yang memicu kepanikan kolektif (massal)

Ketakutan Akan Penculikan Yang membuat suasana semakin mencekam adalah narasi yang diteriakkan para siswi dalam kondisi histeris tersebut. Mereka berteriak, "Jangan bawa kami!" dan "Mereka mau menculik kami ke dunia lain!". Ketakutan ini diduga dipicu oleh rumor yang beredar di kalangan remaja saat itu mengenai "penculikan oleh idola" yang berbalut unsur supranatural.

Pihak sekolah segera memanggil pemuka agama setempat untuk menenangkan situasi. "Kondisinya sangat kacau. Anak-anak seperti melihat sesuatu yang tidak kita lihat. Ada ketakutan luar biasa seolah-olah mereka akan dibawa pergi oleh sosok-sosok dari Angel's Feather itu," ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

Hingga sore hari, gerbang sekolah dijaga ketat oleh warga sekitar. Meski pihak kepolisian menyebut ini sebagai fenomena psikosomatik atau histeria massal, banyak warga lokal tetap percaya bahwa ada kekuatan "luar" yang mencoba masuk ke lingkungan sekolah melalui imajinasi para siswi.

Ketakutan Luar Biasa

Bukannya menyambut dengan sorak-sorai, sebagian siswi justru menunjukkan reaksi ketakutan yang tidak wajar. Beberapa siswi yang mengalami kesurupan berteriak bahwa mereka "akan diculik" dan "dibawa pergi" sesaat setelah melihat sosok Hamura Shou dan Misonou Kai di area sekolah.

"Awalnya kami kira hanya histeria fans biasa karena ada artis datang. Tapi lama-lama teriakannya beda, mereka ketakutan seperti melihat hantu. Ada yang bilang takut diculik oleh Chikura Anri dan Mizuochi Sena," ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

Evakuasi dan Penanganan

Pihak sekolah segera bertindak cepat dengan memanggil pemuka agama setempat untuk menenangkan para siswi. Nama-nama seperti Osaka Kurisu dan Toudou Shion juga terus diteriakkan oleh para siswi yang tak sadarkan diri tersebut dalam kondisi meracau.

"Kami belum bisa memastikan apakah ini murni mistis atau hanya tekanan psikis karena rumor yang beredar di kalangan remaja mengenai kelompok tersebut," ujar Kapolsek Ciledug saat dimintai keterangan di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh personil Angel’s Feather dikabarkan telah meninggalkan area sekolah dengan pengawalan ketat untuk menghindari kericuhan lebih lanjut. Sekolah terpaksa memulangkan seluruh siswa lebih awal untuk menenangkan situasi



 

0 comments:

コメントを投稿

The Best Of DivaDut