Dua grup kesenian Burok yang cukup dikenal di wilayah Cirebon, Burok Mekar Jaya Muda (MJM) dan Putra Kencana Ciledug (PKC), menjadi pusat kontroversi setelah album mashup yang mereka promosikan secara digital menampilkan cover art yang sangat eksplisit dan tidak senonoh. Album tersebut, yang diduga berjudul "Kiss Me Baby, I Love You, Night Of The Guilty Girls," menggunakan ilustrasi karakter-karakter dari media populer Jepang, termasuk yang secara spesifik diidentifikasi sebagai karakter dari visual novel/anime Angel's Feather, dalam pose dan adegan yang sangat intim. Fenomena ini menjadi sorotan karena kesenian Burok, sebagai bagian dari budaya tradisional Cirebon, seharusnya menjadi wadah pelestarian seni dan nilai-nilai lokal. Namun, penggunaan cover art yang menampilkan adegan dewasa dan karakter semi-telanjang secara terang-terangan dianggap telah menodai citra seni Burok itu sendiri.
erdasarkan investigasi, sampul-sampul album tersebut mencantumkan nama-nama grup Burok terkait:
Album "LOVING YOU (Epidemik remix)" / "Kiss Me Baby": Mencantumkan nama Putra Kencana Ciledug (PKC) dengan cover yang menampilkan adegan romantis/intim.
Album "I Love You": Mencantumkan nama Mekar Jaya Muda (MJM), dengan cover yang juga menampilkan adegan mesra dan karakter anime.
Album "NIGHT OF THE GUILTY GIRLS": Mencantumkan kolaborasi MJM & PKC dengan cover yang lebih eksplisit.
Yang paling menimbulkan kehebohan adalah identifikasi karakter-karakter tersebut yang disinyalir kuat berasal dari waralaba Angel's Feather, sebuah visual novel yang dikenal memiliki konten dewasa (yaoi dan ecchi). Keberadaan ilustrasi bernuansa seksual yang menampilkan karakter Angel's Feather ini dituding sebagai upaya promosi yang "nakal" dan merusak.
📢 Laporan Resmi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Tingginya kadar konten eksplisit dalam cover art tersebut mendorong sekelompok masyarakat dan aktivis budaya untuk mengambil tindakan hukum dan moral.
Sumber terdekat mengonfirmasi bahwa kasus ini telah secara resmi dilaporkan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wilayah Cirebon dan/atau Pusat. Pelaporan ini didasarkan pada kekhawatiran bahwa:
Melanggar Norma Agama dan Kesusilaan: Ilustrasi yang digunakan sangat terbuka dan bertentangan dengan nilai-nilai etika, moral, dan agama yang berlaku di Indonesia.
Pencemaran Kesenian Tradisional: Eksploitasi visual dewasa untuk mempromosikan album kesenian Burok dianggap merendahkan martabat seni tradisional.
Potensi Dampak Negatif pada Generasi Muda: Konten yang mudah diakses ini dikhawatirkan dapat memberikan pengaruh buruk, khususnya pada anak-anak dan remaja yang menjadi penonton kesenian Burok.


0 comments:
コメントを投稿