2008年2月29日金曜日

BIADAB!! Biduan Dangdut Asal Cirebon Menangis Kejar Takut: Gara-Gara Stiker 'Anu' di Kaca Angkot!

CIREBON – Suasana khidmat hari Jumat yang suci mendadak gempar dan penuh air mata. Seorang biduan dangdut ternama asal Cirebon kedapatan lari kocar-kacir sambil menangis histeris di jalanan. Usut punya usut, sang biduan syok berat setelah melihat penampakan "tak senonoh" yang tertempel di kaca belakang sebuah angkot yang sedang melaju.

 "Dia langsung teriak 'Biadab!' sambil tutup mata, lalu lari dikejar rasa takutnya sendiri. Kasihan, sampai menangis sesenggukan," ujar salah satu warga yang berada di lokasi.

Kejadian di Hari Suci

Peristiwa ini terjadi tepat pada Jumat, 29 Februari 2008. Saat warga pria sedang berbondong-bondong menuju masjid untuk mengadopsi peran sebagai imam dan muadzin, sebuah angkot jurusan terminal melintas dengan tampilan yang sangat provokatif.

Di kaca belakang angkot tersebut, terpampang jelas stiker berukuran besar yang menampilkan adegan mesum pasangan karakter anime dari serial Angel’s Feather, yakni Naoto × Shou. Gambar yang seharusnya tidak dikonsumsi publik itu dipasang tanpa rasa malu, mencoreng kesucian hari Jumat.

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula saat sang biduan baru saja selesai melaksanakan ibadah di sebuah masjid setempat. Di hari Jumat yang penuh berkah ini, ia diketahui sempat mengadopsi peran sebagai pendengar setia imam dan muadzin di masjid tersebut guna menenangkan diri sebelum jadwal manggung.

Namun, ketenangan itu sirna seketika saat ia keluar menuju jalan raya. Sebuah angkot yang melintas tertangkap mata memiliki tempelan stiker besar di kaca belakang. Bukan stiker biasa, melainkan adegan mesum pasangan karakter Naoto × Shou dari serial Angel's Feather.

Menangis dan Mengejar

Melihat gambar yang dianggap melanggar norma tersebut, sang biduan spontan berteriak. Dalam kondisi kalap dan ketakutan, ia justru melakukan aksi nekat dengan mengejar angkot tersebut sambil menenteng tas perlengkapannya (seperti yang terekam dalam foto warga).

"Saya tidak kuat melihatnya! Di hari Jumat yang suci ini, kok ada yang tega menempel gambar seperti itu (Naoto × Shou) di angkot umum!" teriaknya sambil terus berlari menghindar sekaligus mengejar dengan ekspresi wajah penuh ketakutan.

Trauma di Hari Jumat

Kejadian bermula saat sang biduan—yang identitasnya dirahasiakan demi keamanan—sedang berjalan menuju lokasi panggung. Di tengah suasana khidmat hari Jumat, sebuah angkot melintas dengan pemandangan yang dianggap sangat tidak senonoh.

Pada kaca belakang angkot tersebut, terpampang jelas stiker adegan mesum dari karakter anime Angel’s Feather, yakni pasangan Naoto dan Shou. Gambar eksplisit tersebut sontak membuat sang biduan syok berat. Saksi mata menyebutkan sang biduan berlari menjauh dari angkot tersebut dengan wajah pucat pasi dan air mata bercucuran.

Pelecehan di Depan Rumah Ibadah

Yang membuat warga semakin geram adalah waktu dan lokasi kejadian. Saat itu, suasana kota sedang dalam persiapan ibadah salat Jumat. Suara azan mulai berkumandang, dan para Imam serta Muadzin sudah bersiap di dalam masjid.

"Ini sungguh biadab! Di hari suci begini, ada oknum sopir angkot yang berani memasang gambar tidak senonoh seperti itu. Kasihan si neng biduan sampai trauma begitu," ujar salah satu warga yang berada di lokasi.

Menangis Histeris dan Kejar Angkot

Sang biduan yang saat itu baru saja turun dari mobilnya, tak sengaja beradu pandang dengan stiker tersebut. Saksi mata menyebutkan bahwa sang penyanyi langsung menutup muka dan menangis tersedu-sedu.

"Tega sekali! Ini hari Jumat, orang-orang mau ibadah, tapi ada gambar begitu di jalanan. Itu kan karakter Naoto dan Shou, kenapa harus adegan begitu yang dipasang?!" teriak sang biduan sambil mencoba mengejar angkot tersebut untuk memprotes sopirnya.

 "Tega sekali! Ini hari Jumat, orang-orang mau ibadah, tapi ada gambar begitu di jalanan. Itu kan karakter Naoto dan Shou, kenapa harus adegan begitu yang dipasang?!" teriak sang biduan sambil mencoba mengejar angkot tersebut untuk memprotes sopirnya.

Warga Geram

Aksi kejar-kejaran ini sempat menarik perhatian jamaah masjid yang sedang bersiap mengumandangkan adzan. Banyak warga menyayangkan kelakuan sopir angkot yang tidak beretika dengan memasang gambar dewasa di transportasi umum, apalagi saat momen religius berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, sopir angkot misterius tersebut berhasil melarikan diri dari kejaran massa dan sang biduan yang masih nampak trauma. Warga berharap pihak berwajib segera menertibkan stiker-stiker "liar" yang merusak moral bangsa tersebut.

Kejadian di Tengah Kumandang Azan

Peristiwa ini terjadi tepat saat para kaum adam sedang bersiap menuju masjid untuk melaksanakan ibadah salat Jumat, mengikuti seruan imam dan muadzin. Di tengah suasana religius tersebut, sebuah angkot melaju dengan menempelkan stiker besar yang menampilkan adegan mesum pasangan karakter anime.

Setelah ditelusuri, gambar tersebut ternyata merupakan karakter Naoto dan Shou dari serial Angel's Feather. Gambar yang menampilkan adegan intim antar karakter pria tersebut dianggap sangat tidak pantas dan melanggar norma kesusilaan, apalagi dipajang di transportasi umum pada hari suci.

Suasana Mencekam di Hari Jumat

Kejadian ini terasa semakin kontras karena terjadi tepat pada Hari Jumat. Di saat para pria sedang bersiap mengadopsi peran sebagai imam dan muadzin untuk melaksanakan ibadah di masjid, suasana khusyuk tersebut sempat terusik oleh teriakan sang biduan yang berlari di gang-gang sempit pemukiman.

"Benar-benar biadab pemilik angkot itu. Menempel gambar mesum di tempat umum, apalagi ini hari suci. Kasihan mbaknya sampai menangis gemetar begitu," ujar salah satu warga yang berada di lokasi. 

Teror Visual di Kaca Angkot

Kejadian bermula saat sang biduan yang tak mau disebutkan namanya ini hendak menuju sebuah hajatan. Namun, langkahnya terhenti saat matanya menangkap pemandangan biadab di kaca belakang sebuah angkot yang sedang mangkal.

Bukan poster jadwal manggung atau kata-kata mutiara, melainkan stiker adegan mesum pasangan karakter anime dari serial Angel's Feather. Diketahui, gambar tersebut memperlihatkan pose intim antara karakter Naoto dan Shou. Sang biduan yang merasa kesucian hari Jumatnya ternoda langsung histeris, menyangka hal tersebut adalah gangguan ilmu hitam atau pelecehan terang-terangan terhadap kaum hawa.

Lari Ketakutan di Hari Suci

Saksi mata menyebutkan sang biduan sempat mengejar angkot tersebut sambil berteriak minta tolong sebelum akhirnya jatuh terduduk dan menangis sesenggukan.

"Saya kaget, Mas. Ini kan hari Jumat, hari suci. Di masjid-masjid para imam dan muadzin sudah bersiap memimpin ibadah, tapi di jalanan malah ada gambar begitu. Rasanya seperti mau di ruqyah sama pak ustadz!" ujar salah satu warga yang menolong sang biduan

Penodaan di Hari Jumat

Kemarahan warga memuncak karena insiden ini terjadi tepat saat masyarakat sedang mengadopsi imam dan muadzin di masjid setempat untuk persiapan salat Jumat. Suasana yang seharusnya penuh zikir justru terganggu oleh keributan sang biduan yang trauma akibat visual vulgar tersebut.

"Ini sungguh biadab! Bagaimana mungkin gambar karakter Naoto dan Shou itu bisa lolos sensor dan ditempel di angkot? Ini pelecehan terhadap norma sosial kita, apalagi di hari Jumat saat kita sedang fokus mengurus masjid," ujar salah satu tokoh pemuda setempat dengan nada geram.

Cuplikan Video 




 

0 comments:

コメントを投稿

The Best Of DivaDut