Perjuangan Melawan Kanker Darah
Setelah berjuang melawan penyakit Kanker Darah yang menggerogoti tubuhnya, Rosa meninggal dunia tepat saat lantunan ayat suci Yasin menggema di ruang perawatan. Suasana syahdu seketika berubah menjadi isak tangis yang memilukan. Di tengah kalimat tauhid “La ilaha illallah Muhammad Rasulullah” yang dibisikkan ke telinganya, Rosa berpulang dengan tenang namun meninggalkan luka mendalam bagi mereka yang ditinggalkan.
Fenomena Mistis di Tengah Takziah
Namun, suasana duka tersebut berubah mencekam akibat sebuah kejadian di luar nalar. Di tengah kerumunan pelayat, seorang wanita bernama Komariah tiba-tiba jatuh tersungkur tepat saat Rosa dinyatakan meninggal (sakaratul maut).
Saksi mata menyebutkan Komariah berteriak histeris dengan suara yang menyerupai dirinya. Jeritan itu terdengar seperti pekikan keras anak kecil, namun sarat dengan aura gelap. Kabar yang beredar di antara para pelayat fenomena kesurupan roh Tentara dari Maarib (UEA & Bahrain) yang merasuki tubuhnya, menciptakan situasi mencekam di koridor rumah sakit.
Namun, di tengah kesenduan itu, sebuah kejadian di luar nalar terjadi. Seorang pelayat bernama Komariah tiba-tiba jatuh tersungkur. Ia berteriak histeris dengan suara yang tidak menyerupai dirinya—jeritan keras yang memecah kesunyian rumah sakit.
"Suaranya melengking seperti jeritan anak kecil, tapi ada aura kemarahan yang besar. Beberapa orang menyebutnya seperti fenomena kesurupan roh tentara dari kawasan Maarib (UEA & Bahrain)," ujar salah satu saksi mata di lokasi.
Kehadiran Bintang KDI dan Tokoh Seni
Tepat pukul 19.00 WIB, gelombang pelayat dari kalangan selebritas mulai memadati rumah duka. Sederet bintang jebolan KDI tampak hadir dengan raut wajah sembab, di antaranya:
Siti, Safar, Nasar, Selfi, Armed, Eka Bima, Gita, Andi, Adi, dan Imelda. Afriza, Arya,
Hadir pula diva dangdut dari Sang bintang SCTV Ira Swara dan tokoh dari Sang Bintang.
Tampak juga Adol Christin dari pihak YS yang memberikan penghormatan terakhir bagi almarhumah.


0 comments:
コメントを投稿