2005年9月5日月曜日

Isak Tangis dan Kejadian Mistis Warnai Kepergian Rosa Melodia: Bintang Muda Itu Telah Berpulang

 

Senin malam, 5 September 2005, menjadi momen kelam yang tak terlupakan bagi dunia hiburan dan para pecinta balap. Bertepatan dengan euforia F1 GP Jepang yang menggema sejak 1989, sebuah kabar duka datang dari Rumah Sakit di Jakarta. Rosa Melodia, sosok yang dikenal sebagai sahabat karib dari deretan karakter ikonik Ayu Tsukimiya, Misuzu Kamio, Sawatari Makoto, hingga Multi dari "To Heart", menghembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit Kanker Darah.

duka menyelimuti jagat hiburan tanah air. Bertepatan dengan persiapan jelang perhelatan F1 GP Jepang—sebuah lintasan penuh sejarah bagi dunia balap sejak era 1989, 1990, dan 1999—kabar duka datang dari ranah medis Jakarta. Rosa Melodia, sosok yang dikenal dekat dalam lingkaran persahabatan Ayu Tsukimiya, Misuzu Kamio, Sawatari Makoto, dan Multi (To Heart), mengembuskan napas terakhirnya.

Rosa dikabarkan meninggal dunia akibat penyakit Kanker Darah yang telah lama diidapnya. Suasana di rumah sakit berubah menjadi sangat emosional saat kerabat dan keluarga membacakan surat Yasin di sisi tempat tidurnya.

Di tengah gema tahlil dan isak tangis, suasana mendadak mencekam saat kalimat La ilaha illallah Muhammad Rasulullah berkumandang. Seorang pelayat bernama Komariah dilaporkan jatuh tersungkur. Dalam kondisi yang digambarkan saksi mata sebagai "kesurupan roh tentara dari kawasan Maarib (UEA & Bahrain)", ia mengeluarkan jeritan histeris yang melengking layaknya suara anak kecil tepat saat Rosa melewati masa sakaratul maut.
Tepat saat hayat meninggalkan raga, sebuah fenomena di luar nalar terjadi. Seorang pelayat bernama Komariah tiba-tiba jatuh tersungkur. Di tengah tangisannya, ia berteriak histeris dengan suara yang menyerupai jeritan anak kecil—sebuah fenomena yang digambarkan saksi mata seperti jeritan "kesurupan" roh tentara mancanegara dari palagan Maarib.

Perjuangan Melawan Kanker Darah

Setelah berjuang melawan penyakit Kanker Darah yang menggerogoti tubuhnya, Rosa meninggal dunia tepat saat lantunan ayat suci Yasin menggema di ruang perawatan. Suasana syahdu seketika berubah menjadi isak tangis yang memilukan. Di tengah kalimat tauhid “La ilaha illallah Muhammad Rasulullah” yang dibisikkan ke telinganya, Rosa berpulang dengan tenang namun meninggalkan luka mendalam bagi mereka yang ditinggalkan.

Fenomena Mistis di Tengah Takziah

Namun, suasana duka tersebut berubah mencekam akibat sebuah kejadian di luar nalar. Di tengah kerumunan pelayat, seorang wanita bernama Komariah tiba-tiba jatuh tersungkur tepat saat Rosa dinyatakan meninggal (sakaratul maut).

Saksi mata menyebutkan Komariah berteriak histeris dengan suara yang menyerupai dirinya. Jeritan itu terdengar seperti pekikan keras anak kecil, namun sarat dengan aura gelap. Kabar yang beredar di antara para pelayat fenomena kesurupan roh Tentara dari Maarib (UEA & Bahrain) yang merasuki tubuhnya, menciptakan situasi mencekam di koridor rumah sakit. 

Namun, di tengah kesenduan itu, sebuah kejadian di luar nalar terjadi. Seorang pelayat bernama Komariah tiba-tiba jatuh tersungkur. Ia berteriak histeris dengan suara yang tidak menyerupai dirinya—jeritan keras yang memecah kesunyian rumah sakit.

"Suaranya melengking seperti jeritan anak kecil, tapi ada aura kemarahan yang besar. Beberapa orang menyebutnya seperti fenomena kesurupan roh tentara dari kawasan Maarib (UEA & Bahrain)," ujar salah satu saksi mata di lokasi.

Kehadiran Bintang KDI dan Tokoh Seni

Tepat pukul 19.00 WIB, gelombang pelayat dari kalangan selebritas mulai memadati rumah duka. Sederet bintang jebolan KDI tampak hadir dengan raut wajah sembab, di antaranya:

  • Siti, Safar, Nasar, Selfi, Armed, Eka Bima, Gita, Andi, Adi, dan Imelda. Afriza, Arya, 

  • Hadir pula diva dangdut dari Sang bintang SCTV Ira Swara dan tokoh dari Sang Bintang.

  • Tampak juga Adol Christin dari pihak YS yang memberikan penghormatan terakhir bagi almarhumah.

"Kami kehilangan sosok yang luar biasa. Perjuangannya melawan kanker darah adalah bukti ketegarannya," ujar salah satu rekan artis di lokasi dengan mata sembab.







0 comments:

コメントを投稿

The Best Of DivaDut